Langsung ke konten utama

Postingan

Jokes Akhir-akhir ini di Sekolah

Mengisi Jam Pelajaran yang Ditinggalkan Guru Utama Suatu hari di sekolah muncul maklumat dari kepala sekolah kepada tiap guru agar dapat membantu mengisi jam kosong pembelajaran. Pada pagi hari, terdapat kabar bahwa guru Pendidikan Agama Islam (PAI) tidak dapat hadir mengajar. Pak Aldino yang merupakan guru di sekolah tersebut biasanya bersiap-siap untuk mengisi jam kosong tersebut. Namun di ruang guru ternyata sudah ada kabar bahwa Ibu dengan inisial E akan mengisi jam kosong tersebut. Sosok ibu E tersebut merupakan salah satu guru senior di sekolah tersebut. Usia beliau bisa dikatakan sudah memasuki usia pensiun namun beliau masih aktif mengajar dan berdedikasi tingggi. Beliau sebenarnya guru produktif kejuruan, namun beliau bersedia untuk mengisi jam pembelajaran PAI yang kosong tersebut. Di ruang guru terdapat pembicaraan antara Pak Aldino dan ibu E tersebut. Pak Aldino: "Ohh jadi Ibu E yang mengisi jam PAI di kelas tersebut ya bu?" Ibu E: "Iya benar, pak." Pak ...

Refleksi Hari Buruh Internasional dan Hari Pendidikan Nasional 2025

Sekolah dan kampus adalah pencetak buruh terbesar di dunia. Para pekerja yang hanya melakukan aktifitas kerja yang rutin, mekanis, nurut standar, dan atasan. Hal tersebut diperparah jika pendidik di institusi tersebut hanya mengajarkan para pelajarnya mencari jawaban dengan AI tanpa mendampingi bagaimana pengelolaannya. Ya yang penting ini lho AI, ini lho jawabannya. Tidak diajarkan mengapa jawabannya itu, bagaimana proses terjadinya jawaban itu. Selamat hari buruh dan pendidikan. Keluar saja kau dari dunia pendidikan, para guru yang gak niat ngajar. Pas ngajar, gak ngasi apa-apa ke pelajarnya. Bahkan lebih parah lagi kalau anak-anak terpatri dalam ingatannya malah teracuni bahwa "ohh begini ya cara kerjanya. Ohh yang penting cepat selesai. Ohh ga usah capek-capek berproses. Yang penting kegiatan belajar sudah terlaksana dan asyik kok belajarnya. Santai, tanpa beban." Iya, resikonya nanti jangka panjang. Masalahnya pelajar ini manusia yang dianugerahi kemampuan berpikir. Saya...

Tips membuat acara anak muda kreatif yang rame dengan cara organik ala Aldino

1. Buat konsep yang menarik dan sesuaikan konsep tersebut dgn atribut yang ada di acara, mulai banner, postingan media sosial, dan yang paling utama ya nama acaranya. Misalnya, festival lari, ga mungkin kan namanya walking fest. Apalagi kalau bikin acara seharian, masa iya dinamai cuma pagi doang? Aneh ga si? UGM udah bener tuh bikin pasar pagi ya pagi doang. Tetep rame kan? 2. Tentukan juga target audiens, penonton atau pengunjung acaranya. Sesuaikan dengan konsep utama. Misal bikin acara di area anak mahasiswa dan kebiasaan ala mahasiswa yang nongkrong skena-skena gitu, berarti promosi dan marketingnya ke mahasiswa di kampus-kampus supaya mereka tertarik datang ke acara kita kan yaa? Anak sekolah cocok ga? Ya ada sebagian. Sebagian lainnya gimana? Beda kultur kali. Jangan disama-samain. Belum lagi uang sakunya jelas beda dong. Apalagi anak SMP, SD, TK. hehe. 3. Jujur aja pada diri sendiri dan ketika membuat acara. Kalau memang konsep sudah sesuai, terus target audiens udah ditentukan...

Kedua Mantan yang Layu, Kini telah Tumbuh dan Berkembang

     Cinta di masa muda, terutama di masa sekolah memang memiliki banyak pesona untuk selalu dibicarakan. Tidak terkecuali di lingkungan tempat saya kerja, yaitu sekolah swasta di sebuah kota. Di sini saya sering kali terlibat entah langsung atau tidak langsung menjadi pengamat beberapa kisah cinta. Entah yang berujung lanjut setelah lulus atau kisah patah hati yang juga menjadi pelengkapnya.      Kali ini saya teringat ada momen unik setelah menggulir media sosial saya. Saya melihat salah satu siswi tempat saya bekerja mengunggah foto kebersamaannya dengan cowok yang berasal dari sekolah yang beda, namun masih satu komplek karena dalam lingkup yayasan yang sama. Siswi tersebut saat ini berada di tingkat dua atau kelas XI di program keahlian yang biasa mengurus pasien. Dia merupakan sosok yang aktif berorganisasi karena beberapa waktu yang lalu menjadi ketua panitia kegiatan peringatan HUT ke-79 RI tahun 2024 di sekolah. Di masa-masa itu, dia banyak menghab...

Antara Balik ke Perasaan yang Lama dan Kekaguman pada Sosok yang Baru (Kisah Cinta Murid Again)

     Membahas kisah percintaan di zaman sekolah memang selalu seru dan menarik untuk diceritakan berulang. Itulah sebabnya, karya tulis novel, film, dan lain sebagainya yang memiliki kisah tentang percintaan remaja di masa sekolah selalu memiliki basis peminatnya tersendiri. Kisah percintaan atau asmara di zaman sekolah menarik dibahas karena gejolaknya yang naik turun. Ada yang ditakdirkan berhasil, gagal, atau ada yang masuk di persimpangan. Antara gagal dan berhasil, atau ada yang tertunda. Ada yang awalnya berhasil, namun ternyata itu hanya kisah semu karena hanya menjadi bahan pelarian. Herannya, para remaja tidak berhenti untuk terus mengejar kisah asmaranya agar menuju keberhasilan. Ya anggap saja "bumbu" dalam mengarungi masa muda yang cuma sekali.      Pada tahun 2024 ini, ada kisah asmara di antara murid yang menarik untuk saya bahas. Ya sebenarnya banyak juga kisah lainnya, namun yang ini spesial karena kebetulan pelakunya adalah orang yang dekat...

Memikirkan Kegiatan/Event Sekolah agar Tidak Sekadar Dilaksanakan, namun Bermakna dan Meminimalisir Kekecewaan

Kegiatan di lingkup pendidikan mulai sekolah tingkat dasar sampai lanjut bahkan pendidikan tinggi tidak hanya berurusan dengan kegiatan belajar mengajar di kelas saja. Ada kegiatan-kegiatan lain yang dilakukan untuk mengembangkan kemampuan atau kompetensi murid, misalnya ekstrakurikuler sampai pada peringatan hari-hari tertentu yang bersifat keagamaan, nasional, maupun hari khas suatu daerah. Semua kegiatan tersebut tujuannya adalah mencapai pendidikan yang lebih holistik atau menyeluruh dan tidak terpaku pada perkembangan akademik di mata pelajaran saja. Biasanya pelaksana dari kegiatan-kegiatan sekolah tersebut adalah para murid yang tergabung dalam Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dengan dibantu oleh guru-guru pembina, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, atau di suatu sekolah yang sudah maju, bisa jadi para murid bergerak sendiri. Kebetulan saya sering bersinggungan dengan pelaksanaan berbagai kegiatan yang dilaksanakan di sekolah dan pada tulisan ini saya ingin mengeluarkan...

Tentang Kegiatan Apresiasi Prestasi untuk Guru dan Sekolah dari Dinas dan Kementerian Pendidikan

Akhir-akhir ini dunia pendidikan di negeri ini akan diramaikan dengan berbagai aktifitas apresiasi atau penghargaan yang diberikan kepada guru dan sekolah. Berbagai institusi mulai dari Dinas Pendidikan Provinsi, Cabang Dinas Pendidikan Provinsi, Dinas Pendidikan Kota/Kabupaten bahkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan berinisiatif menggelar acara bertajuk apresiasi untuk guru berprestasi, guru inovatif, sekolah berprestasi, dan sejenisnya. Puncaknya adalah jambore Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) hebat yang bakal dilaksanakan pada perayaan bersamaan dengan hari guru nasional pada November nanti. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan semangat agar guru-guru dan tenaga kependidikan di seluruh Indonesia untuk memacu diri agar terus berinovasi, terutama dalam kegiatan belajar dan mengajar. Kegiatan ini juga menjadi langkah pemerintah melalui kementerian maupun dinas pendidikan daerah untuk memberikan penghargaan kepada guru dan tenaga kependidikan yang merupakan ujung tombak utama...