Kapan hari tiba2 terngiang-ngiang perkataan murid ke saya. Dia bilang, "Semangat ya pak buat ngajar dan apapun kerjaanya." Langsung saya terkejut dan bilang, "wah tumben ada murid yang ngucapin gini. Biasanya saya yang menyemangati murid gitu." Si murid ittu bilang, "iya pak, gantian. Sesekali murid yang menyemangati gurunya." Wah terharoe saya mendengarnya. Nah, bersama dengan momen tersebut, saya ingat-ingat kembali beberapa pernyataan dari murid yg berkesan dan terngiang-ngiang di benak saya sampai sekarang. Kita mulai dari "Bapak nah, muridnya banyak" - Dilia Fransiska, Farmasi Skakes 2017-2020. Merujuk pada saat itu anak-anak sering manggil-manggil saya ketika lewat terus Dilia dan kawan-kawannya ini yaa nunggu giliran gitu, entah mau foto bareng atau pas mau ngajar. Hehe. kalau gak salah ya.. Masih dengan topik yang mirip, kali ini saya terngiang-ngiang pernyataan gini, "Halah, bapak ini bilang kelas ini, muji kelas ini, padahal ke k...
Sore hari sepulang sekolah, tampak 2 siswi duduk di kantin. Mereka sedang menikmati makanan dan mengisi kembali energi untuk persiapan kegiatan ekskul bola voli. Saya duduk di sebelah mereka dan ngobrol ringan. Obrolan saya dan mereka berkisar seputar kehidupan sehari-hari hingga masuk ke topik nonton film. Siswi yang berada di dekat saya menceritakan bahwa dia sedang gemar nonton film drama romance remaja era 2000-an dan menanyakan ke saya mengenai film Ada Apa dengan Cinta yang hits. Saya pun memberi beberapa informasi dan rekomendasi film sejenis. Saya bilang, "ada lho film remaja SMA romance tahun 2000-an yang bagus. Judulnya Catatan Akhir Sekolah. Nah di film itu ada adegan si cewek yang akhirnya luluh pas di momen-momen terakhir sekolah gitu. Selama masa sekolah ceritanya si cowok ini gak nyerah ngejar cintanya si cewek. Nah, pas momen malam perpisahan sekolah mereka, ehh akhirnya si cewek nerima cinta dari si cowok. Bagus kan? Mendengar celotehan saya tersebut, siswi yang ...