Langsung ke konten utama

Mau Nganter Pulang Siswi Petugas Pembawa Bendera

Malam itu adalah H-1 kegiatan pelantikan dan pengambilan sumpah asisten tenaga kesehatan angkatan XI tahun 2026. Saya beserta panitia guru dan pengisi acara murid melaksanakan kegiatan geladi persiapan acara. Kegiatan tersebut berlangsung dari siang hingga malam. Para panitia mengerjakan tugas masing-masing, mulai dari memasukkan surat keterangan lulus dan beberapa sertifikat ke mapnya, lalu pengisi acara mencoba panggung, operator mengetes tayangan dan sound, dan lain-lain. Untuk kegiatan pembuka, ada tim tari yang bekerja keras bersama dengan pasukan pembawa bendera untuk rangkaian arak-arakan (kirab).

Pada malam sekitar pkl. 20.00 WITA, saya bermaksud mendekat ke guru laki-laki A dan B yang berada di panggung dan sedang sibuk mempersiapkan dokumen kelulusan. Tiba-tiba ada telepon masuk dari orang tua murid saya dan saya ngobrol dengan disaksikan oleh guru laki-laki A. Setelah selesai pembicaraan di telepon, guru laki-laki A tersebut menanyakan kepada saya, "Siapa itu yang menelpon? Orang tua Mughni kah? Semisal dia gak ada yang jemput, sini saya antarkan pulang." Mughni adalah siswi petugas bendera dengan paras yang bisa dianggap cantik dan kebetulan saat itu dia bersama 1 petugas lainnya berlatih hingga larut malam. Petugas lainnya adalah siswa bernama Daffa yang saat itu juga lembur berlatih. Setelah bapak guru laki-laki A tersebut menawarkan diri untuk mengantarkan pulang, ternyata ada bapak guru laki-laki B yang juga menawarkan diri untuk mengantar pulang karena beliau merasa rumahnya juga searah. Kebetulan terdapat juga guru perempuan C yang menawarkan diri untuk mengantar pulang karena sedang ada keperluan ke daerah kilo Balikpapan yang searah pula dengan rumah Mughni.

Mendengar tawaran-tawaran dari guru tersebut, saya menanggapinya dengan santai, yauda kalau kalian yang ngantar Mughni, "bagaimana kalau saya ngantar Daffa aja. Ayo kita antar mereka pulang." Lalu guru laki-laki B nyeletuk lagi, "Bagaimana kalau Mughni sama Dafa boncengan pulang bareng, terus Pak Aldino sama pak guru laki-laki A boncengan juga biar sama-sama pulang?" Ide yang agak nyeleneh, tapi kocak abis. Pak guru laki-laki A menanggapi, "Ya nanti malah tambah susah, habis ngantar 1, motornya gimana itu balikinnya?" Guru laki-laki B pun menanggapi dengan tertawa, "Ohh iya yaa.." Saya menutup diskusi untuk mengantar Mughni malam itu dengan, "Heh, yang telpon tadi itu lho bukan orang tuanya Mughni, tapi orang tua anak wali saya yang lain. Orang Mughni naik motor kok. Kalau kalian antar, nanti motornya gimana?" Tidak kurang akal, guru laki-laki A menjawab, "Ya Pak Aldino aja yang bawa motornya. Kan wali kelasnya. Antar lah motornya ke rumahnya."

Sekian diskusi ditutup karena semua sudah lelah mempersiapkan kegiatan pelantikan dan pengambilan sumpah asisten tenaga kesehatan tersebut.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kedua Mantan yang Layu, Kini telah Tumbuh dan Berkembang

     Cinta di masa muda, terutama di masa sekolah memang memiliki banyak pesona untuk selalu dibicarakan. Tidak terkecuali di lingkungan tempat saya kerja, yaitu sekolah swasta di sebuah kota. Di sini saya sering kali terlibat entah langsung atau tidak langsung menjadi pengamat beberapa kisah cinta. Entah yang berujung lanjut setelah lulus atau kisah patah hati yang juga menjadi pelengkapnya.      Kali ini saya teringat ada momen unik setelah menggulir media sosial saya. Saya melihat salah satu siswi tempat saya bekerja mengunggah foto kebersamaannya dengan cowok yang berasal dari sekolah yang beda, namun masih satu komplek karena dalam lingkup yayasan yang sama. Siswi tersebut saat ini berada di tingkat dua atau kelas XI di program keahlian yang biasa mengurus pasien. Dia merupakan sosok yang aktif berorganisasi karena beberapa waktu yang lalu menjadi ketua panitia kegiatan peringatan HUT ke-79 RI tahun 2024 di sekolah. Di masa-masa itu, dia banyak menghab...

Prediksi Tim Inti Catatan Akhir Sekolah Skakes 2027: Apakah Ada Potensi Bergabung Kembali dengan Skarla?

Video Catatan Akhir Sekolah (CAS) tahun 2026 persembahan dari murid angkatan XI baru saja rilis saat kegiatan pelantikan dan pengambilan sumpah asisten tenaga kesehatan beberapa waktu yang lalu. Dalam video, tampak ada panitia inti yang merupakan perwakilan dari berbagai kelas. Perwakilan tersebut berisi pimpinan dari kelas XII AKC 1, XII AKC 2, XII AKC 3/TLM, dan XII FKK yang memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat dan mampu menyampaikan informasi dari tim panitia ke teman-teman kelasnya, atau opsional memiliki ketenaran di antara teman-temannya. Alhamdulillah, video CAS-pun selesai, berkat kerja keras semua pihak, terkhusus panitia inti yang bertugas mengonsep video, menghubungi tim produksi, mengurus surat perizinan lokasi, sampai bolak-balik revisi hasil hingga layak tayang. Skill keorganisasian dan kepemimpinan mereka benar-benar bisa tereskpose pada babak ini. Berawal dari situ, saya iseng membayangkan kerangka tim untuk pembuatan video CAS Skakes di periode berikutnya atau pada an...

Memikirkan Kegiatan/Event Sekolah agar Tidak Sekadar Dilaksanakan, namun Bermakna dan Meminimalisir Kekecewaan

Kegiatan di lingkup pendidikan mulai sekolah tingkat dasar sampai lanjut bahkan pendidikan tinggi tidak hanya berurusan dengan kegiatan belajar mengajar di kelas saja. Ada kegiatan-kegiatan lain yang dilakukan untuk mengembangkan kemampuan atau kompetensi murid, misalnya ekstrakurikuler sampai pada peringatan hari-hari tertentu yang bersifat keagamaan, nasional, maupun hari khas suatu daerah. Semua kegiatan tersebut tujuannya adalah mencapai pendidikan yang lebih holistik atau menyeluruh dan tidak terpaku pada perkembangan akademik di mata pelajaran saja. Biasanya pelaksana dari kegiatan-kegiatan sekolah tersebut adalah para murid yang tergabung dalam Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dengan dibantu oleh guru-guru pembina, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, atau di suatu sekolah yang sudah maju, bisa jadi para murid bergerak sendiri. Kebetulan saya sering bersinggungan dengan pelaksanaan berbagai kegiatan yang dilaksanakan di sekolah dan pada tulisan ini saya ingin mengeluarkan...