Langsung ke konten utama

Short Review beberapa Film: Dawn of My Film Opinion on Blog World

yaap kali ini ane mau ngeluarin sdikit uneg2 ttg film yg barusan ane tonton akhir2 ini nichh. mumpung anak2 lgi rame2nyaa booming film kan. sampe ada gambar2 Ada Apa dengan Civil War gitu biar kekinian. seperti biasa, Aldino`s style mendobrak gaya mainstream dgn mengeluarkan gaya sendiri. uoposehh.. wis ta.. ndang..

ini nih. mau ngasi` review pendek aja. kan barusan Selasa kemarin nonton "Pintu Terlarang", directed by Joko Anwar, trus Selasa nonton "?" directed by Hanung Bramantyo, Rabu nonton "Annie Hall yg ditulis, disutradarai, dan diperankan oleh Pakdhe Woody Allen, lanjut nonton "Creed" alias Rocky Balboa 7, trus yg sangar ini nih salah satu mahakarya Mbah Alfred Hitchcock yaitu "Dial M For Murder". huwaw..
oke, review dimulai dari mana dulu nich, berhubung ane bukan seorang kritikus makan kakus yg kelas wahid, yaa ane hanya memulai karir sbgai penonton film yg dari kecil sering diajakin ibuk nonton pelem bareng2. dulu nonton Speed

 sama Die Hard: With a Vengeance.

yauda lah yaa agak belepotan kesana kmari nih review nya. oke. pertama, film Pintu Terlarang.
sadizzz nih Bang Joko Anwar gaya filmnya. sutradara 1 ini emang cinta banget sama film, dan latar belakang akademisnya jga bukan film. iya, beliau anak aeronautika ITB klo gak salah. CMIIW, tpi hobi film banget. sama kayak Quentin Tarantino yg maniak film dgn menontoni banyak film jga. maka bumper pembukanya mirip yaa.. kayak Pulp Fiction. iya gak sih gaya2nya kayak gitu. apa cuma perasaan ane doang yaa.. eaaak. hehe. oke lanjuut ke filmnya, filmnya sendiri termasuk cerita yg out of the box di jamannya. dgn thriller misteri, lalu dikasi` twist ending. luar biasa. berasa Shutter Islandnya Om Martin Scorsese? hahaha. yaa gpp lahh.. pantesan kok Pintu Terlarang ini pernah masuk daftar Hard Puzzling Plot Film jga di kaskus. hehe. siip deh. mantap bang..
oke lanjut yg kedua. "?".
sangat menyentuh.. kritis, tema yg berani. dgn membawa apa yg banyak orang sebut tema religius, ditabrak dgn etnis, lalu restoran yg tepo seliro dgn membedakan alat2 untuk masak yg ini dgn yg itu. hebaat. Reza Rahadian again. oke lahh.. siip. lanjuut lagi. habis nonton 2 film lokal lha kok pengen balik nonton film luar lgi. yauda mencet folder Annie Hall deh.
 yaap temanya romance2 gitu sih.. denger2 menang banyak oscar pada jamannya yaa oscar 1977 klo gk 1978. lalu penasaran, kok bisa menang itu gimana toh? yauda nonton filmnya. Ehh ternyata ada beberapa faktornya. yaitu gaya penceritaan yg mana sang tokoh berbicara dgn penonton film alias menabrak dinding dimensi ke-4 klo gk salah istilahnya. lupita ane. hehe. lalu, gaya cerita film yg menginspirasi 500 Days of Summer. yaa yg duluan laahh yg sangar. kan bisa menginfluence. hahaha. jdi Genre Romance masih bertaji kan yaa? haha. oke jdi film pendek Listen.
 ayoo majuu.. berjayalah. hehe.. lanjut apalagi? ohh iya, Creed.
 wah ini nih.. Om Sylvester Stallone. makin tua, makin jadi.. masih bisa ngelatih tinju.. akhirnya dapat nominasi oscar jga kan yaa? sang anak dari Apollo Creed. luar biasa perjuangannya. tema film kayak gini emang bikin merinding waktu nonton perjuangan dari bawah.. nice. terakhir.. Dial M For Murder.
Who movieholic do love Alfred Hitchcock? ngeri deh. thriller liar dgn kasus yg aneh.. yaa masa` mau bunuh istrinya sendiri? tapi kan ada alasannya. haha.. ada gaya narasi yg ane pelajari jga disini. http://kritikusfilmgadungan.blogspot.co.id/2012/10/ngalur-ngidul-oot-gadungan-vol6-13-film.html lumayan nambah wawasan gan. hehehe.. semakin ngefans deh. mesti pake misteri thriller dgn kasus yg udah diketahui siapa pembunuhnya, tpi bener2 penasaran sampe akhir. beneran ane gak ngantuk blas waktu nonton ini dri menit awal. soalnya tegang terus. gimana yaa nantinya. hehe.. oke sekian deh review kali ini. kok lompat2 gini yaa? iyaa lahh.. biar gak bosen. alur film kayak Memento yg lompat2 gitu seneng kan? hahahah. makanya suka alur lompat2nya BvS. tetep bela BvS. ane kan fans Batman. wkwkwk. oke, dadaaahh.. hehe

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kisah Perjuangan Cowok yang Menaruh Perasaan pada Teman Sesama Anggota Ekstrakurikuler

Kisah cinta di masa muda selalu menarik untuk dibahas. Berbagai macam karya baik berupa cerpen, novel, pentas drama, film, musik selalu menarik minat jika bertemakan kisah percintaan di masa muda, terutama masa sekolah. Para pembaca pasti masih terngiang-ngiang lagu soundtrack film Dilan, atau agak mundur sedikit ada kisah Ada Apa dengan Cinta? dan mundur lagi ada kisah Galih dan Ratna, Lupus, dan beberapa kisah lainnya. Semuanya mengandung kisah percintaan di masa muda terutama masa sekolah. Saat ini saya bekerja sebagai guru di SMK swasta dan di sini saya juga menemui banyak kisah percintaan para siswa. Biasanya kisah cinta itu tumbuh dalam lingkup ekstrakurikuler yang sama, organisasi (OSIS/MPK), maupun cinta dalam sekelas. Faktor-faktor yang saya sebut tadi merupakan pengaruh terbesar terjadinya kisah cinta yang saling menerima atau tidak bertepuk sebelah tangan, yaa walau sebagian cintanya juga ada yang tidak terbalas. Namun, faktor kebersamaan dalam suatu kegiatan ekstrakurikuler...

Jika Usahamu Gagal di Tahap Pertama, Coba terus Sampai Berhasil: Sebuah Perjuangan Cinta di Masa Sekolah

     Anak muda pada tahun 2000-an mayoritas sudah pernah menonton film Catatan Akhir Sekolah. Di film tersebut, terdapat adegan dari seorang cowok culun yang setiap harinya membawa bunga untuk menyatakan cinta pada cewek idamannya. Walaupun si cewek sering menghindar, namun perjuangan si cowok tetap berlanjut. Dicoba terus, sampai akhirnya di malam perpisahan sekolah, bunganya diterima si cewek, tanda bahwa perjuangan untuk mendapatkan pujaan hati berhasil. Film tersebut secara tidak langsung menjadi gambaran bahwa kisah percintaan di masa sekolah begitu menarik, karena ada usaha keras yang tidak selalu mulus. Hingga akhir ( ending ) bahagia yang memuaskan penonton. Namun, di dunia nyata apakah ada yang seperti itu? Jawabannya tentu saja ada yang iya, ada yang tidak karena tergantung orang dan kisahnya masing-masing. Namun, saya menemui kisah keberhasilan mirip dari apa yang terjadi di film Catatan Akhir Sekolah tersebut.      Kisah pertama ini dari sudut p...

Kedua Mantan yang Layu, Kini telah Tumbuh dan Berkembang

     Cinta di masa muda, terutama di masa sekolah memang memiliki banyak pesona untuk selalu dibicarakan. Tidak terkecuali di lingkungan tempat saya kerja, yaitu sekolah swasta di sebuah kota. Di sini saya sering kali terlibat entah langsung atau tidak langsung menjadi pengamat beberapa kisah cinta. Entah yang berujung lanjut setelah lulus atau kisah patah hati yang juga menjadi pelengkapnya.      Kali ini saya teringat ada momen unik setelah menggulir media sosial saya. Saya melihat salah satu siswi tempat saya bekerja mengunggah foto kebersamaannya dengan cowok yang berasal dari sekolah yang beda, namun masih satu komplek karena dalam lingkup yayasan yang sama. Siswi tersebut saat ini berada di tingkat dua atau kelas XI di program keahlian yang biasa mengurus pasien. Dia merupakan sosok yang aktif berorganisasi karena beberapa waktu yang lalu menjadi ketua panitia kegiatan peringatan HUT ke-79 RI tahun 2024 di sekolah. Di masa-masa itu, dia banyak menghab...